Kamad dan Guru MTsN 1 Sanggau Ambil Bagian dalam Donor Darah HAB Ke-80 Kemenag RI

Kamad dan Guru MTsN 1 Sanggau Ambil Bagian dalam Donor Darah HAB Ke-80 Kemenag RI

You are currently viewing Kamad dan Guru MTsN 1 Sanggau Ambil Bagian dalam Donor Darah HAB Ke-80 Kemenag RI

Sanggau — Kepala Madrasah dan guru MTsN 1 Sanggau menunjukkan kepedulian sosial dan semangat pengabdian dengan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Rabu (10/12/2025), dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan kemanusiaan yang mengusung tema “Setetes Darahmu, Sejuta Harapan” ini menjadi salah satu rangkaian program bakti sosial Kemenag yang bertujuan menumbuhkan solidaritas, memperkuat empati sosial, serta meningkatkan kesadaran ASN dan pegawai terhadap pentingnya membantu sesama melalui aksi nyata. Kegiatan donor darah tersebut dipantau langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Mad Rais, yang hadir meninjau jalannya kegiatan sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para kepala madrasah, guru, dan pegawai yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mendukung kegiatan kemanusiaan ini. Kegiatan donor darah bukan hanya bagian dari peringatan seremonial HAB, melainkan bentuk pengamalan nilai-nilai pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat yang menjadi ruh Kementerian Agama.

MTsN 1 Sanggau turut berpartisipasi secara aktif melalui Kepala Madrasah, Johansah, serta guru Supriani, yang secara langsung mendonorkan darahnya. Keduanya dikenal rutin mengikuti kegiatan donor darah setiap tahun, khususnya dalam momentum peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan MTsN 1 Sanggau dalam mendukung program-program sosial dan kemanusiaan, sekaligus menjadi teladan bagi warga madrasah dalam menumbuhkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi. Johansah dalam keterangannya menyebutkan bahwa momentum HAB ke-80 menjadi pengingat pentingnya peran insan pendidikan dalam membangun karakter sosial yang kuat. Ia menegaskan bahwa madrasah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan kepekaan sosial bagi peserta didik. “Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama bisa dimulai dari hal sederhana namun berdampak besar. Semoga semangat berbagi ini bisa menginspirasi masyarakat luas,” ungkapnya. Senada dengan itu, Supriani menyampaikan bahwa kegiatan donor darah memberikan manfaat ganda, baik bagi pendonor maupun penerima. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan peserta yang semakin luas. “Setiap tetes darah yang kita sumbangkan adalah harapan bagi mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini mengajarkan kita tentang arti kemanusiaan dan keikhlasan dalam berbagi,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau berharap dapat berkontribusi langsung terhadap ketersediaan stok darah di wilayah Kabupaten Sanggau sekaligus memperkuat sinergi antar satuan kerja di lingkungan Kemenag. Semangat “Setetes Darahmu, Sejuta Harapan” tidak hanya menjadi slogan semata, tetapi diharapkan mampu menjadi gerakan nyata yang terus tumbuh dalam budaya kerja dan pengabdian seluruh insan Kementerian Agama. (Humas Tsanesa)

Leave a Reply