Singkawang Traditional Archery Tournament 2025 START#1 yang berlangsung pada 1 sampai 2 November 2025 di SMP Negeri 4 Singkawang menjadi panggung besar yang menyorot ketangguhan para pemanah muda se-Kalimantan Barat. Tahun ini, MTsN 1 Sanggau kembali hadir bukan sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai madrasah yang konsisten membina olahraga panahan dan menanamkan karakter fokus serta keberanian pada siswanya. Di tengah hiruk pikuk peserta dari berbagai kabupaten, dua siswa MTsN 1 Sanggau tampil dengan penuh keyakinan. Abiandra Pranaja Sufriyadi yang turun pada kategori U12 Putra berhasil mengukir prestasi dengan meraih peringkat keenam. Setiap lepasan panahnya seakan membawa pesan bahwa pembinaan di MTsN 1 Sanggau tumbuh dari ketekunan, bukan kebetulan. Abiandra menjaga ritme, menjaga napas, dan menjaga konsentrasi yang telah ia latih lama di lingkungan madrasah yang mendukung perkembangan minat dan bakat siswa.

Di kategori U12 Putri, Nandila Salma Hudiya tampil teguh, membawa semangat yang sama kuatnya. Walau belum menembus posisi tiga besar, performanya mencerminkan karakter siswi MTsN 1 Sanggau yang tidak mudah goyah oleh tekanan kompetisi. Tarikan busurnya menyiratkan optimism, bahwa proses jauh lebih panjang daripada satu turnamen, dan ia sedang menempuh langkah-langkah awal dari perjalanan prestasi yang lebih jauh. Kedua siswa ini menjadi simbol bahwa MTsN 1 Sanggau terus mendorong siswanya menjelajahi potensi diri. Madrasah tidak hanya memfasilitasi akademik, tetapi juga memperluas ruang berkembang melalui olahraga panahan yang kini semakin diminati. Dukungan guru, pelatih, dan lingkungan sekolah menciptakan suasana yang memelihara keberanian para siswa untuk tampil di ajang luar daerah. Kepala MTsN 1 Sanggau, Johansah, menyampaikan apresiasi penuh terhadap perjuangan kedua siswanya. “Saya sangat bangga melihat Abiandra dan Nandila membawa nama MTsN 1 Sanggau di tingkat regional. Mereka menunjukkan bahwa madrasah kita tidak pernah berhenti mendorong siswa untuk berkembang. Prestasi ini menjadi cermin bahwa pembinaan kita berjalan baik, dan saya berharap panahan semakin kuat menjadi salah satu identitas prestasi MTsN 1 Sanggau.”

Wali Kelas Abiandra, Sri Sundari, turut memberikan komentar yang hangat. “Abiandra dan Nandila sudah menempuh proses latihan yang panjang. Mereka berangkat dengan tekad dan kembali membawa pengalaman berharga. Bagi saya, ini adalah pencapaian besar karena mereka telah memperlihatkan keberanian tampil dan konsistensi dalam latihan. Semoga pengalaman ini menumbuhkan motivasi baru bagi siswa lain di MTsN 1 Sanggau. ”Partisipasi siswa MTsN 1 Sanggau dalam ajang START#1 bukan hanya soal hasil lomba, tetapi juga penguatan budaya prestasi di lingkungan madrasah. Abiandra dan Nandila menunjukkan bahwa siswa MTsN 1 Sanggau mampu berdiri sejajar dengan pemanah muda dari seluruh daerah. Mereka pulang dengan pengalaman, keteguhan, dan langkah awal yang mempertegas bahwa madrasah ini terus bertumbuh sebagai rumah bagi bibit-bibit atlet masa depan. (HUMAS)Wali Kelas Abiandra, Sri Sundari, turut memberikan komentar yang hangat. “Abiandra dan Nandila sudah menempuh proses latihan yang panjang. Mereka berangkat dengan tekad dan kembali membawa pengalaman berharga. Bagi saya, ini adalah pencapaian besar karena mereka telah memperlihatkan keberanian tampil dan konsistensi dalam latihan. Semoga pengalaman ini menumbuhkan motivasi baru bagi siswa lain di MTsN 1 Sanggau.” Partisipasi siswa MTsN 1 Sanggau dalam ajang START#1 bukan hanya soal hasil lomba, tetapi juga penguatan budaya prestasi di lingkungan madrasah. Abiandra dan Nandila menunjukkan bahwa siswa MTsN 1 Sanggau mampu berdiri sejajar dengan pemanah muda dari seluruh daerah. Mereka pulang dengan pengalaman, keteguhan, dan langkah awal yang mempertegas bahwa madrasah ini terus bertumbuh sebagai rumah bagi bibit-bibit atlet masa depan. (HUMAS)
